Suarakyat, Jakarta – Ketua Umum Perkumpulan Pemuda Mahasiswa Jawa Timur (PPM JATIM), Mohammad Hafidz Kudsi, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berhasil meraih dua penghargaan nasional dalam ajang Apresiasi Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) 2026.
Dua penghargaan tersebut diraih pada kategori hemat energi. Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PRKPCK) Jawa Timur berhasil meraih Juara 1 subkategori gedung retrofit.
Sementara itu, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur meraih Juara 2 pada subkategori zero energy building. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang yang diselenggarakan Direktorat Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM RI.
Hafidz menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa upaya Pemprov Jatim dalam mendorong efisiensi energi dan pemanfaatan energi bersih mulai menunjukkan hasil nyata.
“PPM JATIM mengapresiasi capaian Pemprov Jawa Timur. Dua penghargaan ini menunjukkan bahwa inovasi dan komitmen terhadap efisiensi energi tidak hanya menjadi wacana, tetapi sudah menghasilkan prestasi di tingkat nasional,” ujar Hafidz dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).
Menurut Hafidz, penghargaan tersebut patut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah di Jawa Timur untuk terus menghadirkan program pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan efisiensi penggunaan energi.
Ia juga menilai penerapan konsep gedung hemat energi dan zero energy building merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan energi sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Ini harus dipertahankan dan ditingkatkan. Jangan berhenti pada penghargaan, tetapi harus menjadi standar baru dalam pembangunan dan pengelolaan fasilitas pemerintahan maupun fasilitas publik di Jawa Timur,” tegasnya.
Hafidz berharap prestasi tersebut dapat diikuti oleh perangkat daerah lainnya dengan memperluas penerapan teknologi hemat energi dan energi terbarukan di berbagai sektor.
“Kalau praktik baik ini terus diperluas, Jawa Timur bukan hanya menjadi daerah yang kuat secara ekonomi, tetapi juga bisa menjadi contoh dalam pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menunjukkan langkah-langkah efisiensi energi yang dilakukan Pemprov Jatim telah memberikan hasil yang baik. Ia juga mendorong agar prinsip hemat energi dan pemanfaatan energi terbarukan semakin banyak diterapkan pada gedung serta fasilitas publik di Jawa Timur.
Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas ESDM Jawa Timur MHD Aftabuddin Rijaluzzaman yang mewakili Gubernur Jawa Timur dalam puncak Awarding Apresiasi EBTKE 2026 di JIEXPO Jakarta, Kamis (4/9/2026).






