Menu ✖

Mode Gelap

Aspirasi · 9 Jul 2026 22:27 WIB ·

Aktivis Sumsel Jakarta Desak KPK Periksa Bobby Adhityo Rizaldi Terkait Dugaan Aliran Dana Korupsi OTT Muara Enim


 Aktivis Sumsel Jakarta Desak KPK Periksa Bobby Adhityo Rizaldi Terkait Dugaan Aliran Dana Korupsi OTT Muara Enim Perbesar

Suarakyat, Jakarta – Koordinator Aktivis Sumsel Jakarta, Nopri Agustian, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memeriksa anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Bobby Adhityo Rizaldi terkait dugaan aliran dana korupsi dalam perkara operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim.

Menurut Nopri, langkah tersebut penting dilakukan untuk mengungkap secara utuh konstruksi perkara yang sedang ditangani KPK. Ia menilai terdapat sejumlah fakta yang berkembang dan patut didalami oleh penyidik.

“Salah satu tersangka dalam perkara ini diketahui pernah menjadi staf Bobby Rizaldi saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI. Fakta tersebut tentu perlu didalami oleh KPK untuk mengetahui apakah ada keterkaitan atau tidak dengan perkara yang sedang diusut. Jangan sampai ada pihak yang luput dari pemeriksaan,” kata Nopri dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).

Selain itu, Nopri juga menyoroti pernyataan Kepala BPK Perwakilan Sumatera Selatan yang kini berstatus tersangka. Dalam keterangannya kepada publik, tersangka mengaku dirinya hanya korban dan menyebut adanya pimpinan yang bertingkat.

“Pengakuan tersebut harus menjadi pintu masuk bagi KPK untuk menelusuri siapa yang dimaksud dengan pimpinan bertingkat itu. Jangan berhenti pada pelaku di lapangan apabila terdapat petunjuk yang mengarah kepada pihak lain. Semua harus dibuka secara terang benderang melalui proses hukum,” ujarnya.

Nopri menegaskan, pemanggilan Bobby Rizaldi bukan untuk menyimpulkan adanya keterlibatan, melainkan sebagai bagian dari upaya klarifikasi agar seluruh informasi yang berkembang dapat diuji melalui proses penyidikan.

“Kalau memang tidak ada keterlibatan, tentu pemeriksaan akan menjadi kesempatan untuk menjelaskan kepada publik. Namun apabila terdapat bukti atau petunjuk lain, KPK harus menindaklanjutinya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Prinsipnya, semua pihak harus diperlakukan sama di hadapan hukum,” tegasnya.

Ia berharap KPK tetap konsisten mengusut tuntas perkara dugaan korupsi di Muara Enim, termasuk menelusuri dugaan aliran dana kepada pihak-pihak lain apabila ditemukan alat bukti yang cukup.

“Kami mendukung KPK untuk mengungkap perkara ini sampai ke akar-akarnya. Jangan hanya berhenti pada pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi telusuri juga seluruh pihak yang diduga mengetahui, menikmati, atau terkait dengan aliran dana korupsi tersebut berdasarkan alat bukti yang sah,” tutup Nopri.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Apresiasi Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan Berantas Narkoba, Ketum PPM Jatim: Gercep Laksanakan Perintah Kapolri

19 Oktober 2026 - 13:18 WIB

LKBHMI PB HMI Kecam Keras Pengancaman Ibu dan Anak di Pamekasan, Desak Mabes Polri Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku

18 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Cipayung Plus Palembang Gelar Aksi Jilid II, Desak Penuntasan Kasus Karhutla dan Kekerasan terhadap Mahasiswa

17 Oktober 2026 - 19:38 WIB

KCB Nilai Penunjukan Irjen Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri Tepat, Pengalaman Intelijen Jadi Modal Besar

16 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Ketum GPMI Tonico Angga Desak Kapolri Pecat Kapolda Sumsel dan Dir Intelkam Buntut Kekerasan terhadap Aktivis

14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Kecam Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Seknas BEM/DEMA PTAI Ilham Desak Kapolri Copot Kapolda Sumsel

14 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Trending di Aspirasi