Suarakyat, Jakarta – Koordinator Pusat Aktivis Sumsel Jakarta (Korpus ASJ), Harda Belly, mengapresiasi dan menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap dilaksanakan secara langsung oleh rakyat. Menurutnya, putusan tersebut merupakan bentuk penguatan terhadap demokrasi dan menjaga hak konstitusional masyarakat untuk menentukan pemimpinnya secara langsung.
Harda Belly mengatakan, melalui mekanisme pilkada langsung, masyarakat memiliki kesempatan untuk memilih kepala daerah yang benar-benar memiliki kapasitas, integritas, serta keberpihakan kepada kepentingan rakyat.
“Keputusan MK patut kita apresiasi. Pilkada langsung merupakan wujud nyata kedaulatan rakyat. Masyarakat harus menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab demi menentukan masa depan daerah, khususnya Sumatera Selatan,” ujar HB dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).
Pria yang akrab disapa HB itu mengajak seluruh masyarakat Sumatera Selatan agar cerdas dan objektif dalam menentukan pilihan pada pilkada mendatang. Menurutnya, pemimpin yang dipilih harus memiliki visi yang jelas, rekam jejak yang baik, serta mampu melanjutkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
HB juga berpandangan bahwa Sumatera Selatan membutuhkan sosok pemimpin yang mampu meneruskan semangat dan pemikiran almarhum Alex Noerdin.
“Sumatera Selatan membutuhkan pemimpin yang mampu melanjutkan pemikiran Pak Alex Noerdin. Beliau telah meninggalkan legacy pembangunan yang sangat luar biasa dan manfaatnya masih dirasakan masyarakat hingga hari ini,” katanya.
Menurut HB, salah satu warisan terbesar Alex Noerdin adalah keberpihakannya terhadap sektor pendidikan dan kesehatan melalui berbagai kebijakan yang memberikan akses lebih luas kepada masyarakat.
“Kebijakan pendidikan gratis dan kesehatan gratis menjadi bukti nyata keberpihakan beliau kepada rakyat. Program-program itu telah membantu banyak masyarakat dan menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Selatan,” ungkapnya.
HB menilai, sekalipun Alex Noerdin telah meninggal dunia, sosoknya tetap hidup dalam ingatan masyarakat karena dinilai sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat dan memahami kebutuhan masyarakat di akar rumput.
“Pak Alex mungkin telah berpulang, tetapi jasa dan pengabdiannya tidak akan pernah pupus dari ingatan masyarakat Sumatera Selatan. Beliau dikenang karena benar-benar hadir untuk rakyat, bukan hanya saat kampanye, tetapi juga melalui kebijakan yang dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Sebagai orang yang pernah dekat dengan almarhum, HB mengaku memahami karakter kepemimpinan Alex Noerdin, terutama komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
“Saya termasuk orang yang dekat dengan almarhum Pak Alex. Saya tahu bagaimana kepedulian beliau terhadap pendidikan dan kesehatan. Karena itu, saya berharap ke depan lahir pemimpin yang memiliki semangat yang sama, yakni bekerja untuk kepentingan rakyat dan kemajuan Sumatera Selatan,” pungkasnya.






