Palembang, suarakyat.id- Pemuda Muslimin menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam upaya mencegah maraknya tawuran dan balap liar yang belakangan semakin meresahkan masyarakat Kota Palembang.
Ketua Pemuda Muslimin, Anwarul Fitro, menegaskan bahwa persoalan tawuran dan balap liar tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda, memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Anwarul Fitro mengapresiasi berbagai langkah yang selama ini dilakukan jajaran Polrestabes Palembang dalam menjaga situasi keamanan melalui patroli rutin, penindakan, serta berbagai upaya preventif lainnya. Namun demikian, ia menilai bahwa persoalan tersebut juga membutuhkan keterlibatan aktif organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, keluarga, dan lingkungan sosial.
“Tawuran dan balap liar bukan hanya persoalan hukum dan keamanan, tetapi juga persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama. Karena itu Pemuda Muslimin siap mengambil bagian dan berkolaborasi dengan Polri untuk membantu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat,” ujar Anwarul Fitro, dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis karena berada paling dekat dengan kelompok usia yang rentan terlibat dalam berbagai bentuk kenakalan remaja. Oleh sebab itu, pendekatan persuasif melalui organisasi kepemudaan dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan yang telah dilakukan aparat keamanan.
Anwarul Fitro juga menegaskan bahwa Pemuda Muslimin siap menjadi mitra kepolisian dalam membangun kesadaran kolektif generasi muda agar menjauhi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat luas.
“Kami percaya bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat penegak hukum. Pemuda juga harus hadir sebagai bagian dari solusi. Ketika pemuda bergerak bersama menjaga lingkungan, maka ruang bagi tawuran dan balap liar akan semakin sempit,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap sinergi antara Polri dan organisasi kepemudaan dapat terus diperkuat guna menciptakan ekosistem sosial yang sehat serta mendorong generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitasnya pada kegiatan yang positif dan produktif.
“Pemuda Muslimin siap mendukung setiap langkah dan kebijakan yang bertujuan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Kami meyakini bahwa kolaborasi yang kuat antara pemuda dan Polri akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Palembang yang aman, nyaman, dan kondusif untuk semua,” tutup Anwarul Fitro.






