Oleh: Moh. Khairi, S.E., M.AP.*
“Jangan Sekali-Kali Sakiti Masyarakat” Menjadi Prinsip Kepemimpinan di Polda Metro Jaya
suarakyat.id —Asep Edi Suheri dikenal sebagai salah satu perwira tinggi kepolisian yang memiliki karakter kepemimpinan tegas, disiplin, dan loyal terhadap institusi negara. Pada Mei 2026 ini, Kapolda Metro Jaya tersebut resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) atau jenderal bintang tiga berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/Polri/Tahun 2026.
Sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 ini pernah menjabat sebagai Wakabareskrim Polri dan dipercaya menangani berbagai kasus strategis nasional.
Di lingkungan internal kepolisian, beliau dikenal sebagai sosok pemimpin yang menekankan profesionalisme, kedisiplinan, dan integritas. Namun di balik ketegasannya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri juga dikenal memiliki pendekatan humanis dan kepedulian tinggi terhadap masyarakat.
Salah satu prinsip yang sering disampaikan kepada jajarannya adalah pesan moral: “Jangan sekali-kali sakiti masyarakat.” Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa kehadiran Polri harus memberi rasa aman, perlindungan, dan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Loyalitas dan Ketegasan dalam Menjaga Keamanan
Sebagai Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin wilayah dengan tingkat dinamika sosial dan keamanan yang sangat tinggi. Dalam berbagai kesempatan, beliau menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketertiban di Jakarta.
Beliau juga aktif membangun komunikasi dengan organisasi masyarakat dan berbagai elemen sosial untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Dalam apel Siaga Kamtibmas di Polda Metro Jaya pada 2025, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga harmoni dan keamanan Jakarta dengan semangat kebersamaan dan kemanusiaan.
Ketegasan beliau juga terlihat dalam pembenahan internal kepolisian. Dalam kasus dugaan pelanggaran prosedur di salah satu Polsek, Komjen Pol. Asep Edi Suheri mengingatkan seluruh jajaran penyidik agar bekerja sesuai aturan dan menjaga profesionalisme pelayanan kepada masyarakat.
Sosok Humanis dan Peduli Rakyat Kecil
Selain dikenal tegas, Komjen Pol. Asep Edi Suheri juga memiliki sisi humanis yang kuat. Beliau beberapa kali terlibat langsung dalam kegiatan sosial dan pendekatan kemasyarakatan. Salah satunya saat memberikan bantuan sosial dan makan siang bersama pedagang kopi keliling di kawasan Monas, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa masyarakat kecil juga dapat menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.
Pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari gaya kepemimpinannya yang menempatkan masyarakat sebagai mitra utama kepolisian. Bagi beliau, keamanan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kedekatan emosional, kepedulian sosial, dan rasa saling percaya antara polisi dan rakyat.
Menurut Penulis, kombinasi antara ketegasan, loyalitas, dan kepedulian sosial menjadikan Komjen Pol. Asep Edi Suheri sebagai salah satu figur pemimpin Polri yang mendapat perhatian publik. Sosoknya mencerminkan model kepemimpinan kepolisian modern yang tidak hanya kuat dalam penegakan hukum, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam melayani masyarakat.
*Penulis adalah Analis Sosial dan Kebijakan Publik






