Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 13 Jun 2026 16:17 WIB ·

Aliansi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Mengecam oknum yang mengklaim Gerakan Mahasiswa untuk kepentingan tertentu


 Aliansi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Mengecam oknum yang mengklaim Gerakan Mahasiswa untuk kepentingan tertentu Perbesar

Palembang, suarakyat.id—Aliansi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “#INDONESIADARURAT” pada Senin, 15 Juni 2026, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral mahasiswa terhadap berbagai persoalan kebangsaan yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Sabtu, (13/6/2026).

Aksi tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 WIB, dengan titik kumpul di Lapangan Basket UIN Raden Fatah Palembang, sebelum bergerak longmarch menuju Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan sebagai titik utama penyampaian aspirasi.

Gerakan ini merupakan wadah konsolidasi mahasiswa yang lahir dari keresahan terhadap berbagai kebijakan publik yang dinilai belum berpihak pada kepentingan rakyat. Dengan mengusung semangat perjuangan intelektual, mahasiswa hadir untuk menjalankan perannya sebagai agent of social control dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

*GERAKAN MURNI MAHASISWA*

M. Naufal Fawwaz, selaku Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Sosial, menegaskan bahwa aksi yang akan dilaksanakan tersebut merupakan gerakan murni yang lahir dari keresahan mahasiswa.

“Aksi mahasiswa pada hari Senin, 15 Juni 2026 mendatang merupakan gerakan murni atas dasar keresahan mahasiswa sebagai Agent of Social Control. Tidak boleh ada oknum-oknum yang mengklaim gerakan mahasiswa di Sumatera Selatan untuk kepentingan tertentu.

Gerakan ini lahir dari kesadaran kolektif mahasiswa yang terpanggil untuk menyuarakan aspirasi rakyat.”

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa di Sumatera Selatan untuk mengambil bagian dalam perjuangan konstitusional tersebut.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa di Sumatera Selatan untuk turun aksi menyuarakan aspirasi demi terwujudnya cita-cita Indonesia Emas. Negara harus tetap berjalan sebagaimana mestinya, dengan pemerintahan yang berpihak kepada rakyat, supremasi hukum yang ditegakkan, serta kebijakan yang lahir dari kepentingan masyarakat luas.”

Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab sejarah untuk mengawal arah perjalanan bangsa agar tetap berada pada koridor demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan rakyat.

*DELAPAN TUNTUTAN AKSI*

Sementara itu, Presiden Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Ghazi Munthasir, menyampaikan bahwa aksi ini membawa delapan tuntutan yang diberi tajuk “Asta Cita Mahasiswa Indonesia”.

“Aksi ini bukan sekadar demonstrasi, melainkan ikhtiar moral mahasiswa dalam menyampaikan kegelisahan rakyat. Kami berharap seluruh pemangku kebijakan dapat mendengar dan merespons tuntutan yang disampaikan secara serius demi masa depan bangsa.”

Adapun tuntutan yang akan disuarakan dalam aksi tersebut adalah sebagai berikut:

ASTA CITA MAHASISWA INDONESIA :

1. Membubarkan DPR apabila dalam momentum ini dinilai tidak berfungsi secara optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.

2. Memberikan ultimatum 7×24 jam kepada Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Sumatera Selatan untuk memastikan kestabilan harga bahan pokok hingga ke pelosok daerah.

3. Menolak kenaikan harga BBM serta mengantisipasi menghilangnya bahan bakar minyak bersubsidi hingga ke daerah-daerah.

4. Menyelamatkan nilai Rupiah Indonesia sebagai simbol kedaulatan ekonomi nasional.

5. Menolak Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih, yang dinilai sebagai program prematur dan perlu dikaji ulang secara komprehensif.

6. Mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset sebagai langkah konkret pemberantasan korupsi.

7. Mengecam kejahatan sipil dibawa ke dalam peradilan militer dan menyerukan penghentian praktik militerisme di ruang-ruang sipil.

8. Menolak UU POLRI serta mengecam tindakan represif aparat terhadap massa aksi dalam penyampaian pendapat di muka umum.

*Seruan kepada seluruh Elemen Mahasiswa di Sumatera Selatan*

Ghazi Munthasir juga mengajak seluruh mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, elemen kepemudaan di Sumatera Selatan untuk bersama-sama mengawal demokrasi melalui aksi damai, tertib, dan konstitusional.

Dengan semangat persatuan dan keberpihakan kepada rakyat, mahasiswa diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga cita-cita reformasi serta memastikan Indonesia tetap berjalan menuju masa depan yang adil, sejahtera, dan bermartabat.” Tutupnya.

“Raden Fatah Memanggil. Raden Fatah Bergerak. Raden Fatah Berdampak.”

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Memulai Babak Baru, DPW Mahasantri Jakarta Bersama DPC se-Jakarta Akan Gelar Pelantikan di Hari Santri Nasional 2026

3 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Sambut hangat Kapolda Baru, Mahasantri Jatim Titip Pesan: Dekat dengan Anak Muda, Pesantren dan Kiai

3 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Ketua Mahasantri Jatim : Jawa Timur Butuh Kapolda yang Dekat dengan Anak Muda, Pesantren dan Ulama

2 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Warga Jayasari Belum Dapat Keadilan, HB Minta Kepemimpinan Kapolri Suyudi Buktikan Polisi Bersama Masyarakat

2 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Vonis Dua Wanita dalam Kasus Penginjakan Al-Qur’an, Tika Kartika: Semoga Jadi Pelajaran dan Jangan Sampai Terulang Kembali

1 Oktober 2026 - 00:18 WIB

TONGKAT, TALI, DAN TEKAD: 21 WBP LAPAS PASURUAN UNJUK KEKOMPAKAN LEWAT PIONERING

25 September 2026 - 18:33 WIB

Trending di Daerah