Medan, http://suarakyat.id — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menegaskan bahwa jalanan bukanlah ruang yang layak bagi anak-anak.
Pernyataan itu disampaikannya dalam sambutan melalui video tapping pada pembukaan Focus Group Discussion (FGD) “Medan Bebas Anak Jalanan & Pekerja Anak” di Ruang Rapat Pemko Medan. Kamis (16/7/2026).
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan FGD ini. Jalanan bukanlah dunia lingkungan anak,” pesan Arifah Fauzi yang diputar panitia saat pembukaan acara.
Ia menilai inisiasi Gerakan Pemuda Islam dan LKSA bekerja sama dengan Pemko Medan merupakan langkah tepat untuk mewujudkan kota yang ramah anak.
“Langkah inisiasi Gerakan Pemuda Islam dan LKSA bekerjasama dengan Pemko Medan ini sangat baik dalam mewujudkan Medan yang ramah anak. Ini juga sangat sesuai dengan tema Hari Anak Nasional 2026,” tutup tokoh muslimah nasional itu.
FGD ini menjadi bagian dari upaya kolaborasi pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat sipil dalam menekan jumlah anak jalanan dan pekerja anak di Kota Medan. Diskusi menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan strategi perlindungan, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga penguatan layanan sosial bagi anak.






