Menu ✖

Mode Gelap

Aksi unjuk rasa · 21 Jul 2026 19:01 WIB ·

MAKI Independen Desak KPK Periksa Kembali Khofifah dan Isa Anshori dalam Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim


 MAKI Independen Desak KPK Periksa Kembali Khofifah dan Isa Anshori dalam Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim Perbesar

JAKARTA – Massa yang tergabung dalam Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Independen menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (20/7/2026). Dalam aksi tersebut, peserta mendesak KPK mempercepat penanganan dugaan korupsi pengelolaan dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas) APBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta memperluas penyidikan terhadap pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Koordinator aksi Zain, menyampaikan bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu. Menurutnya, KPK perlu menindaklanjuti berbagai informasi dan fakta yang berkembang dalam proses penyidikan agar seluruh pihak yang diduga memiliki peran dapat diperiksa berdasarkan alat bukti yang dimiliki penyidik.

Dalam aksi tersebut, massa secara khusus meminta KPK mendalami dugaan keterlibatan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur Muhammad Isa Anshori dalam perkara dugaan korupsi dana hibah Pokmas apabila ditemukan bukti yang cukup menurut hukum. Selain itu, massa juga meminta KPK menelusuri laporan harta kekayaan (LHKPN) Muhammad Isa Anshori secara menyeluruh untuk memastikan seluruh harta yang dimiliki telah dilaporkan sesuai ketentuan yang berlaku.
MAKI Independen menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi dan mendorong KPK agar tetap independen, transparan, serta tidak ragu menindak siapa pun yang diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi berdasarkan proses hukum yang berlaku.

Dalam aksinya, massa membawa spanduk dan menyampaikan orasi yang menyerukan agar KPK tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. Mereka berharap seluruh proses penyidikan dilakukan secara profesional sehingga dapat memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah.

Koordinator aksi menegaskan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti pada satu kali aksi. MAKI Independen menyatakan akan terus mengawal perkembangan penanganan perkara dan kembali menggelar aksi lanjutan secara berkala hingga KPK benar-benar melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang dianggap perlu berdasarkan proses hukum yang berlaku. Menurutnya, konsistensi pengawalan publik merupakan bagian dari upaya mendorong penegakan hukum yang transparan, profesional, dan berkeadilan.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Apresiasi Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan Berantas Narkoba, Ketum PPM Jatim: Gercep Laksanakan Perintah Kapolri

19 Oktober 2026 - 13:18 WIB

LKBHMI PB HMI Kecam Keras Pengancaman Ibu dan Anak di Pamekasan, Desak Mabes Polri Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku

18 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Cipayung Plus Palembang Gelar Aksi Jilid II, Desak Penuntasan Kasus Karhutla dan Kekerasan terhadap Mahasiswa

17 Oktober 2026 - 19:38 WIB

KCB Nilai Penunjukan Irjen Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri Tepat, Pengalaman Intelijen Jadi Modal Besar

16 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Janji Penanaman Pohon Dipertanyakan, Billboard Baru di Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang Disorot

15 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Ketum GPMI Tonico Angga Desak Kapolri Pecat Kapolda Sumsel dan Dir Intelkam Buntut Kekerasan terhadap Aktivis

14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Trending di Aspirasi