Menu

Mode Gelap

Nasional · 14 Jul 2026 19:38 WIB ·

Purbaya Yudhi Sadewa: Tantangan Terbesar MBG Ada di Logistik dan Rantai Pasok 3T


 Purbaya Yudhi Sadewa: Tantangan Terbesar MBG Ada di Logistik dan Rantai Pasok 3T Perbesar

Jakarta, http://suarakyat.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terbuka soal kendala yang dihadapi pemerintah dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut realita di lapangan belum sepenuhnya ideal, terutama pada awal implementasi.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat merespons pandangan Fraksi Demokrat dalam Rapat Paripurna DPR terkait RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN 2025. Selasa (14/7/2026).

“Menanggapi pandangan Fraksi Demokrat mengenai kesiapan implementasi MBG di tahap awal, pemerintah tidak menutup mata terhadap realita di lapangan,” tegas Purbaya.

Ia merinci, tiga persoalan utama yang masih menjadi PR besar adalah kesiapan rantai pasok bahan pangan, jaringan distribusi, dan kapasitas logistik. Kondisi ini paling menantang di daerah 3T, yakni terdepan, terluar, dan tertinggal.

“Eksekusi awal program ini sangat bergantung pada kesiapan rantai pasok, jalur distribusi pangan, dan kapasitas logistik, khususnya di wilayah 3T,” kata Menkeu.

Sebagai solusi jangka pendek, pemerintah meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengoptimalkan bahan baku dari lingkungannya sendiri. Strategi yang didorong adalah melibatkan pelaku usaha lokal.

“Pemerintah telah mendorong SPPG untuk memberdayakan sentra produksi rakyat, BUMDes, UMKM, dan penyedia lokal. Tujuannya agar penyerapan bahan pangan langsung dilakukan dari petani, peternak, dan nelayan di sekitar SPPG,” ungkap Purbaya.

Langkah ini diharapkan memotong rantai distribusi yang panjang, sekaligus menggerakkan ekonomi warga sekitar.

Di sisi lain, penyaluran MBG sudah aktif kembali sejak Senin (13/7) usai jeda libur sekolah. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari menyebut masa jeda digunakan untuk membenahi tata kelola dan operasional.

“Kami ingin memastikan distribusi MBG berjalan baik setelah masa penyesuaian. Pembenahan yang dilakukan diharapkan bisa meningkatkan kualitas layanan agar manfaatnya dirasakan optimal oleh penerima,” ujar Agustina seperti diberitakan di detikfinance.
Pemerintah optimis dengan penguatan rantai pasok berbasis lokal, program MBG bisa berjalan lebih merata dan tepat sasaran.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Keracunan Berulang Program Makan Bergizi Justru Mengancam Psikologis Anak

2 September 2026 - 12:45 WIB

DPP MAHASANTRI Imbau Aksi 27 Agustus di DPR RI Berlangsung Tertib dan Kondusif

27 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Warga Tanimbar Gelar Aksi Demo di Kedubes Jepang, Desak Penyelesaian Hak Tanah Adat Blok Masela

4 Agustus 2026 - 14:10 WIB

MK: Anggaran MBG Harus Dipisah dari Anggaran Pendidikan Mulai 2028

30 Juli 2026 - 20:14 WIB

Ketum DPP Persatuan Mahasantri Indonesia Apresiasi Polri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Pembakaran Santri di Ponpes Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy

13 Juli 2026 - 23:50 WIB

Desak Pengawasan Komprehensif, Centra Initiative Nilai Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah Rawan Konflik Kepentingan

13 Juli 2026 - 23:14 WIB

Trending di Nasional