Menu ✖

Mode Gelap

Nasional · 2 Sep 2026 12:45 WIB ·

Keracunan Berulang Program Makan Bergizi Justru Mengancam Psikologis Anak


 Screenshot Perbesar

Screenshot

Jakarta, Buntut kasus dugaan keracunan ratusan santri Pondok Pesantren di Sidoarjo, Jawa Timur, Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Mahasantri Indonesia (DPP MAHASANTRI) angkat suara.

DPP MAHASANTRI menilai jika kasus keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berulang, dampaknya akan meluas hingga ke siswa dan santri yang tidak menjadi korban.

Ketua Umum DPP MAHASANTRI, Moh. Khairi, menegaskan insiden berulang berpotensi menimbulkan trauma psikologis bagi peserta didik.

“Jika ini terus-menerus terjadi, maka yang terdampak bukan hanya santri yang keracunan. Siswa dan santri lain yang tidak terdampak juga akan mengancam psikologis anak. Mereka akan trauma dan takut untuk mengkonsumsi MBG,” ujar Khairi di Jakarta. Selasa, (2/9/2026)

Menurutnya, rasa aman dalam mengkonsumsi makanan di sekolah dan pesantren adalah kunci keberhasilan program MBG. Ketika rasa aman itu hilang, maka tujuan pemenuhan gizi dan peningkatan prestasi justru tidak akan tercapai.

“Anak-anak harusnya semangat belajar karena gizinya terpenuhi. Tapi kalau tiap hari takut sama makanannya, bagaimana mau fokus? Ini berbahaya untuk kesehatan mental dan kepercayaan mereka terhadap negara,” tegas Khairi

Minta Kepala BGN Dievaluasi

Menanggapi kejadian terbaru di Sidoarjo, DPP MAHASANTRI meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kami meminta Kepala BGN untuk dievaluasi. Harus ada pertanggungjawaban. Pengawasan dari hulu ke hilir mulai dari dapur, bahan baku, sampai distribusi harus dibenahi total,” kata Khairi

DPP MAHASANTRI juga mendesak pemerintah menjamin penanganan medis korban ditanggung penuh dan memberikan pendampingan psikologis agar tidak terjadi kepanikan di kalangan santri dan siswa lainnya.

“Jangan sampai karena kelalaian sistem, niat baik program MBG justru melukai generasi kita. Evaluasi harus segera dilakukan sebelum korban bertambah lagi,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

KCB Nilai Penunjukan Irjen Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri Tepat, Pengalaman Intelijen Jadi Modal Besar

16 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Dukung Langkah Tegas Kapolri Jenderal Suyudi, DPP Mahasantri: Berharap Dekat dengan Kiai dan Pesantren

4 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Peringati Hari Santri Nasional, DPP MAHASANTRI Akan Lantik DPW DKI Jakarta

1 Oktober 2026 - 03:38 WIB

Komjen Asep Edi Suheri: Kepemimpinan Presisi di Tengah Kompleksitas Jakarta

21 September 2026 - 12:31 WIB

DPP MAHASANTRI Imbau Aksi 27 Agustus di DPR RI Berlangsung Tertib dan Kondusif

27 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Warga Tanimbar Gelar Aksi Demo di Kedubes Jepang, Desak Penyelesaian Hak Tanah Adat Blok Masela

4 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Trending di Aksi unjuk rasa