Menu

Mode Gelap

Nasional · 5 Jun 2026 11:59 WIB ·

Dewan Penasihat DPP Mahasantri Kecam Kasus Pelecehan di Pesantren, Desak Pemerintah Perketat Izin & Pengawasan


 Dewan Penasihat DPP Mahasantri Kecam Kasus Pelecehan di Pesantren, Desak Pemerintah Perketat Izin & Pengawasan Perbesar

Jakarta, suarakyat.id– Ketua Dewan Penasihat DPP Persatuan Mahasantri Indonesia KH. Fathus Surur, S.Kom., M.M. mengecam keras maraknya kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum kiai dan pemuka agama terhadap santri di sejumlah pesantren akhir-akhir ini.

Peristiwa itu dinilai bertentangan dengan ajaran Islam dan nilai-nilai kepesantrenan yang menjunjung adab, akhlak, serta perlindungan terhadap peserta didik.

“Terjadinya beberapa kasus akhir-akhir ini yang melibatkan oknum tokoh agama diduga melakukan pelecehan di lingkungan pesantren jelas tidak sesuai dengan ajaran Islam maupun nilai-nilai kepesantrenan. Ini akan mencoreng citra dan nama baik pesantren di seluruh Indonesia atas ulah oknum tersebut,” kata Fathus, Jumat, (5/6/2026.)

Fathus menegaskan pelaku adalah oknum, bukan representasi pesantren. Namun dampaknya dirasakan seluruh dunia pesantren karena kepercayaan masyarakat bisa menurun.

Karena itu kami mendesak pemerintah, khususnya Kementerian Agama dan Kemen PPPA untuk memperketat pengawasan serta pemberian izin operasional bagi yayasan dan lembaga pendidikan.

“Kami sangat mengutuk keras aksi bejat oknum tersebut dan mendorong pemangku kebijakan memperketat pengawasan dan seleksi izin operasional lembaga pendidikan. Pesantren harus jadi rumah aman, bukan tempat yang menakutkan bagi santri,” tegasnya.

Ia juga mendorong pesantren membentuk sistem pengaduan internal, edukasi perlindungan anak, serta kerja sama dengan aparat penegak hukum agar kasus serupa tidak terulang.

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Keracunan Berulang Program Makan Bergizi Justru Mengancam Psikologis Anak

2 September 2026 - 12:45 WIB

DPP MAHASANTRI Imbau Aksi 27 Agustus di DPR RI Berlangsung Tertib dan Kondusif

27 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Warga Tanimbar Gelar Aksi Demo di Kedubes Jepang, Desak Penyelesaian Hak Tanah Adat Blok Masela

4 Agustus 2026 - 14:10 WIB

MK: Anggaran MBG Harus Dipisah dari Anggaran Pendidikan Mulai 2028

30 Juli 2026 - 20:14 WIB

Purbaya Yudhi Sadewa: Tantangan Terbesar MBG Ada di Logistik dan Rantai Pasok 3T

14 Juli 2026 - 19:38 WIB

Ketum DPP Persatuan Mahasantri Indonesia Apresiasi Polri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Pembakaran Santri di Ponpes Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy

13 Juli 2026 - 23:50 WIB

Trending di Nasional