Kaltim– Gubernur Kalimantan Timur Rusdy Mas’ud angkat bicara soal isu anggaran makan Pemerintah Provinsi Kaltim yang ramai diperbincangkan. Ia menegaskan data yang beredar di publik tidak sesuai fakta dan meminta pihak-pihak yang ingin tahu datang langsung ke kantor gubernur.
“Kalau mau tanya data, datang langsung ke kantor gubernur. Jangan cari-cari sendiri yang akhirnya salah,” ujarnya, Kamis [23/4/2026] lalu.
Rusdy menjelaskan, anggaran makan Pemprov Kaltim justru menunjukkan tren penurunan. “Untuk 2026 malah turun lagi jadi sekitar Rp10,24 miliar. Jadi tren-nya menurun,” katanya.
Ia menilai pemotongan angka secara sepihak berbahaya karena menimbulkan salah persepsi di masyarakat.
“Ini yang bahaya. Angka dipotong-potong, akhirnya jadi salah persepsi. Realisasinya hanya sekitar Rp16 miliar, bukan seperti yang beredar,” tuturnya.
Gubernur meminta agar kekeliruan data diluruskan tanpa digoreng menjadi isu. “Realisasinya hanya sekitar Rp16 miliar, bukan seperti yang beredar. Kalau salah ya diperbaiki, tapi jangan dibakar jadi isu yang tidak benar,” katanya.
Pemprov Kaltim menyatakan siap membuka data secara transparan kepada publik untuk menghindari simpang siur informasi terkait anggaran tersebut.





