Jakarta, suarakyat.id—Korps Muda Madura Bersatu (KMMB) geruduk KPK. Mereka protes lambannya penanganan kasus dugaan mafia rokok ilegal di Madura.
Dalam aksi di depan Gedung KPK, KMMB minta aparat jangan tebang pilih. Mereka secara khusus menyebut nama H. Mukmin Sumenep untuk segera diperiksa terkait dugaan produksi rokok ilegal dan “ternak” pita cukai.
“Jangan jadikan hukum sebagai alat pilih kasih. Kalau berani, bongkar semua! Jangan hanya tangkap pemain kecil sementara aktor besarnya dibiarkan bebas,” teriak Koordinator Aksi, Farisi Harel.
KMMB menilai rokok ilegal bukan kejahatan biasa. Kerugian negara disebut tembus ratusan miliar. Karena itu, mereka dorong kasus ini ditarik ke ranah TPPU jika ada aliran dana mencurigakan.
“Kalau ada aliran uang haram yang disamarkan, kejar sampai ke lubang semut! Jangan beri ruang bagi mafia untuk menyembunyikan hasil kejahatannya,” tegas Faris.






