Menu ✖

Mode Gelap

Pendidikan · 16 Agu 2026 21:33 WIB ·

Isak Tangis Warnai Program Kelas Anti Bullying KKN Unikama Desa Sukodadi Wagir, di SDN 1 Sukodadi dan TPQ Raudhatul Ulum


 Isak Tangis Warnai Program Kelas Anti Bullying KKN Unikama Desa Sukodadi Wagir, di SDN 1 Sukodadi dan TPQ Raudhatul Ulum Perbesar

Kelompok Kuliah Kerja Nyata Universitas PGRI Kanjuruhan Malang Desa Sukodadi kecamatan Wagir sukses melaksanakan salah satu program kerja Penunjang Mereka yaitu “Kelas Anti Bullying” Pada Sabtu/15/2026 Program ini bertujuan untuk Menekan prilaku bullying yang terjadi di lingkungan Pendidikan desa Sukodadi. Utamanya yang sering terjadi dalam lingkungan sekolah dasar dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).

Program ini menyasar Siswa-siswi kelas 6 SDN 1 Sukodadi dan Seluruh Santri TPQ Raudhatul Ulum, yang kurang lebih berjumlah 70 Santri. Program ini dimulai dengan memberikan pemahaman tentang prilaku bullying dan jenis-jenisnya, lalu di lanjutkan dengan sesi pemutaran film tentang Bullying, Kemudian diakhiri dengan menulis pesan singkat berisi prilaku bullying yang selama ini sering mereka rasakan.

Bukan hanya mendengarkan dengan seksama, beberapa siswa-siswi terlihat ada yang berkaca-kaca menahan tangis, bahkan ketika Film diputar tangis nya pun pecah, bukan hanya siswa-siswi yang berurair air mata para peserta KKN yang ikut mengawasi pun sempat terlihat menangis juga.

Baihaqi, Koordinator KKN Desa Sukodadi menyampaikan bahwa kegiatan ini di dukung penuh oleh pihak sekolah dan TPQ”kegiatan ini sangat didukung oleh pihak sekolah dan TPQ,bahkan kami juga tidak perlu repot menyediakan proyektor dll, karena sudah di siapkan” pungkasnya.

Selain itu ia juga menyampaikan bahwa tujuan program kerja ini bukan untuk menggugurkan kewajiban sebagai peserta KKN, akan tetapi memang buah dari analisis mendalam tentang prilaku siswa-siswi yang di dukung oleh informasi pihak sekolah dan TPQ “program ini bukan hanya program ceremonial biasa, namun program yang coba kami laksanakan,untuk menjawab persoalan bullying yang selama ini sering terjadi di lingkungan sekolah dan pendidikan,tentu berbasiskan analisis sosial dan diperkuat oleh informasi dari pihak sekolah dan TPQ”

Ia juga menyampaikan bahwa, harapannya program ini mampu menekan bahkan menghilangkan segala bentuk prilaku bullying yang terjadi dalam Dunia Pendidikan utamanya di desa Sukodadi.

Artikel ini telah dibaca 116 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

LKBHMI PB HMI Kecam Keras Pengancaman Ibu dan Anak di Pamekasan, Desak Mabes Polri Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku

18 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Sarasehan Kampus Ekologi: Ahmad Barizi Dorong Integrasi Sains, Spiritualitas, dan Kearifan Lokal untuk Mengatasi Krisis Lingkungan

13 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Visiting Profesor Moderasi Beragama di Era Digital, Kunci Menjaga Kerukunan dan Mencegah Polarisasi Sosial

13 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Abadikan Kebersamaan dan Dorong Digitalisasi Desa, Mahasiswa KKN Unikama Sukses Gelar Pengabdian di Sukodadi

13 September 2026 - 16:44 WIB

Manusia Merdeka, Indonesia Berdaulat: Refleksi Tasawuf atas Keadilan dan Kebebasan Akademik

16 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Warga Tanimbar Gelar Aksi Demo di Kedubes Jepang, Desak Penyelesaian Hak Tanah Adat Blok Masela

4 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Trending di Aksi unjuk rasa