Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 2 Sep 2026 11:00 WIB ·

DPP MAHASANTRI Prihatin Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Minta Kepala BGN Dievaluasi


 Screenshot Perbesar

Screenshot

Jakarta, suarakyat.id—Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Mahasantri Indonesia (DPP MAHASANTRI) menyayangkan terjadinya dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Para santri tersebut diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan di lingkungan pesantren.

Ketua Umum DPP MAHASANTRI, Moh. Khairi, menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian yang menimpa para santri. Menurutnya, program MBG seharusnya menjadi solusi untuk pemenuhan gizi, bukan justru menimbulkan korban.

“Kami sangat menyayangkan dan prihatin atas kejadian ini. Santri adalah generasi penerus bangsa yang sedang menuntut ilmu. Seharusnya mereka mendapatkan makanan yang aman, higienis, dan bergizi, bukan malah dirawat karena keracunan,” tegas Moh. Khairi.

DPP MAHASANTRI mendesak agar insiden ini segera ditangani secara serius dan transparan oleh pihak terkait. Pihaknya juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG, mulai dari proses pengadaan, pengolahan, hingga distribusi makanan.

Lebih lanjut, DPP MAHASANTRI meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk bertanggung jawab dan dievaluasi atas dugaan kelalaian dalam pengawasan program tersebut.

“Kami meminta Kepala BGN untuk segera dievaluasi dan bertanggungjawab. Ini bentuk akuntabilitas. Jangan sampai ada lagi santri, siswa, atau masyarakat lain yang menjadi korban karena kelalaian sistem,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan santri Ponpes Manbaul Hikam dilaporkan mendapatkan perawatan medis. DPP MAHASANTRI juga mendesak pemerintah daerah dan BGN untuk menjamin seluruh biaya pengobatan korban ditanggung penuh oleh negara.

DPP MAHASANTRI berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting agar program MBG ke depan benar-benar memperhatikan aspek keamanan pangan dan tidak mengorbankan kesehatan penerima manfaat.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Agus Harta Desak KPK: Periksa Semua Yayasan SPPG dan Seluruh Pejabat BGN

9 Juni 2026 - 20:56 WIB

Mengenang 129 Tahun Tan Malaka: Mimpi yang Tak Pernah Padam untuk Republik

2 Juni 2026 - 22:38 WIB

Etika Politik di Era Disinformasi (Tanggapan atas Pernyataan Amien Rais)

2 Mei 2026 - 22:31 WIB

Qodari Gantikan Angga Raka Jadi Kepala Bakom RI

27 April 2026 - 22:29 WIB

Trending di Uncategorized