Jakarta – Ketua Umum DPP Mahasantri Indonesia Moh. Khairi, menilai pesan yang disampaikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo sangat penting di tengah derasnya arus informasi, khususnya di media sosial yang kerap memicu polarisasi di masyarakat. Selasa, 10/3/2026
“Ajakan Kapolri patut kita dukung bersama. Persatuan bangsa harus menjadi prioritas utama. Masyarakat tidak boleh mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar dan berpotensi memecah belah,” ujar Khairi dalam keterangannya.
Menurutnya, sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya, Indonesia membutuhkan kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga harmoni dan persatuan nasional.
Ia juga menegaskan bahwa kalangan santri dan mahasiswa santri memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta ikut berperan aktif menangkal penyebaran informasi yang menyesatkan.
“Santri harus menjadi pelopor persatuan dan penyejuk di tengah masyarakat. Dengan tetap berada dalam satu barisan, bangsa Indonesia akan mampu menghadapi berbagai tantangan dengan lebih kuat dan bijaksana,” tegasnya.
Khairi menambahkan bahwa persatuan itu dapat diwujudkan atas dukungan berbagai pihak agar keberhasilan bangsa dan negara sesuai yang diharapkan.
“Untuk menjadi negara kesatuan yang baldatun toyyibatun wa robbun ghafur, masyarakat sipil, santri dan pemuda itu harus saling menguatkan satu sama lain dalam mendukung agenda-agenda pemerintah yang positif terhadap keberlangsungan bangsa dan negara.” Tambah Khairi.
DPP Mahasantri Indonesia berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama mendukung langkah Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat persatuan demi masa depan bangsa yang lebih baik.





