Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 3 Okt 2026 11:56 WIB ·

Sambut hangat Kapolda Baru, Mahasantri Jatim Titip Pesan: Dekat dengan Anak Muda, Pesantren dan Kiai


 Sambut hangat Kapolda Baru, Mahasantri Jatim Titip Pesan: Dekat dengan Anak Muda, Pesantren dan Kiai Perbesar

Jawa Timur, suarakyat.id—Ketua DPW Mahasantri Jawa Timur, Anis Anwari, menyambut hangat penunjukan Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H. sebagai Kapolda Jawa Timur yang baru.

Anis menilai pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Jawa Timur merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang harus disambut secara positif. Ia berharap kehadiran Kapolda baru dapat membawa semangat baru dalam membangun keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat hubungan kepolisian dengan masyarakat Jawa Timur.

“Kami dari DPW Mahasantri Jawa Timur menyambut hangat dan memberikan selamat kepada Irjen Pol Dekananto Eko Purwono atas amanah barunya sebagai Kapolda Jawa Timur. Kami siap mendukung langkah-langkah positif beliau dalam menjaga keamanan dan kondusifitas Jawa Timur,” ujar Anis Anwari.

Menurut Anis, dukungan masyarakat terhadap kepolisian harus berjalan beriringan dengan sikap kritis. Bagi Mahasantri Jawa Timur, mendukung bukan berarti kehilangan fungsi kontrol sosial.

“Kami mendukung, tetapi kami juga akan tetap kritis. Bagi kami, dukungan kepada kepolisian bukan berarti harus diam terhadap persoalan yang ada. Justru kami ingin menjadi bagian dari masyarakat sipil yang ikut memberikan masukan dan mengingatkan ketika ada kebijakan atau persoalan yang perlu mendapat perhatian,” tegasnya.

Anis juga memberikan pesan khusus kepada Kapolda Jawa Timur yang baru agar membangun kedekatan yang nyata dengan anak muda, pesantren, dan para kiai.

Menurutnya, Jawa Timur memiliki karakter masyarakat yang sangat kuat dengan tradisi pesantren dan kultur keulamaan. Di sisi lain, generasi muda merupakan kelompok strategis yang akan menentukan wajah Jawa Timur di masa depan.

“Pesan kami sederhana: Pak Kapolda harus dekat dengan anak muda, dekat dengan pesantren, dan dekat dengan para kiai. Jangan sampai kepolisian hanya hadir ketika ada persoalan. Kami ingin melihat Kapolda yang hadir untuk mendengar, berdialog, dan membangun komunikasi dengan masyarakat,” katanya.

Anis menilai kedekatan tersebut harus dibangun bukan hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi melalui komunikasi yang berkelanjutan dan keterlibatan langsung dengan berbagai elemen masyarakat.

“Kalau Kapolda dekat dengan anak muda, pesantren, dan kiai, banyak persoalan sosial bisa dibicarakan sebelum menjadi masalah besar. Pesantren punya kekuatan sosial yang luar biasa, sementara anak muda memiliki energi dan gagasan untuk membangun Jawa Timur. Keduanya harus dijadikan mitra strategis kepolisian,” ujar Anis.

Ia juga menyinggung bahwa Irjen Pol Dekananto bukan sosok yang sama sekali baru bagi Jawa Timur. Sebelum ditunjuk sebagai Kapolda, Dekananto pernah menjabat sebagai Dirintelkam Polda Jatim dan memiliki pengalaman menangani berbagai dinamika sosial dan keamanan di wilayah Jawa Timur.

Karena itu, Anis berharap pengalaman tersebut dapat menjadi modal untuk membangun pendekatan yang semakin humanis dan dekat dengan masyarakat.

“Beliau bukan orang baru di Jawa Timur. Karena itu, kami berharap pengalaman beliau sebelumnya bisa menjadi modal untuk membangun komunikasi yang lebih kuat dengan masyarakat. Kami ingin Kapolda yang bukan hanya kuat dalam penegakan hukum, tetapi juga kuat dalam membangun komunikasi sosial,” tuturnya.

Anis menegaskan bahwa DPW Mahasantri Jawa Timur siap menjadi bagian dari mitra kritis Polda Jawa Timur.

“Kami siap mendukung Kapolda dalam hal-hal yang baik untuk masyarakat. Tetapi ketika ada kebijakan yang menurut kami perlu dikritisi, kami juga akan menyampaikan kritik secara terbuka dan konstruktif. Karena bagi kami, hubungan masyarakat sipil dengan kepolisian harus dibangun dengan komunikasi, dukungan, dan kontrol yang sehat,” pungkas Anis Anwari.

DPW Mahasantri Jawa Timur berharap kepemimpinan Irjen Pol Dekananto Eko Purwono dapat membawa semangat baru bagi Polda Jawa Timur, sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dengan anak muda, pesantren, para kiai, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat Jawa Timur.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Memulai Babak Baru, DPW Mahasantri Jakarta Bersama DPC se-Jakarta Akan Gelar Pelantikan di Hari Santri Nasional 2026

3 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Ketua Mahasantri Jatim : Jawa Timur Butuh Kapolda yang Dekat dengan Anak Muda, Pesantren dan Ulama

2 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Warga Jayasari Belum Dapat Keadilan, HB Minta Kepemimpinan Kapolri Suyudi Buktikan Polisi Bersama Masyarakat

2 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Vonis Dua Wanita dalam Kasus Penginjakan Al-Qur’an, Tika Kartika: Semoga Jadi Pelajaran dan Jangan Sampai Terulang Kembali

1 Oktober 2026 - 00:18 WIB

TONGKAT, TALI, DAN TEKAD: 21 WBP LAPAS PASURUAN UNJUK KEKOMPAKAN LEWAT PIONERING

25 September 2026 - 18:33 WIB

Asap Lintas Sumsel-Jambi Jadi Polemik, Bambang Irawan: Hadapi dengan Data, Bukan Saling Tuding

19 September 2026 - 13:56 WIB

Trending di Aspirasi