Jakarta– suarakyat.id—Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto mendapat apresiasi dari Ketua Umum DPP Persatuan Mahasantri Indonesia, Moh. Khairi, atas komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Indonesia.
Apresiasi tersebut disampaikan Moh. Khairi menyusul dinobatkannya Suyudi Ario Seto sebagai Tokoh Anti Narkoba 2026 dalam ajang Appreciation Night dalam rangka HUT ke-17 PT Kabar Grup Indonesia (KGI). Penghargaan tersebut diterima oleh Plt. Deputi Pencegahan BNN RI Tri Julianto Djatiutomo sebagai perwakilan Suyudi dalam acara yang berlangsung di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Menurut Moh. Khairi, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap kerja nyata BNN dalam memperkuat gerakan pencegahan narkotika, khususnya melalui pendekatan yang menyasar anak-anak dan generasi muda.
Ia secara khusus mengapresiasi program ANANDA BERSINAR, akronim dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika. Program tersebut dinilai memiliki nilai strategis karena menempatkan anak dan generasi muda sebagai bagian penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.
“Kami dari DPP Persatuan Mahasantri Indonesia memberikan apresiasi kepada Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto atas komitmen dan kerja kerasnya dalam memperkuat gerakan pencegahan narkoba. Program ANANDA BERSINAR merupakan langkah yang sangat positif karena membangun kesadaran dan perlindungan terhadap anak sejak dini.” Ucap Khairi
Moh. Khairi menilai upaya pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan. Menurutnya, edukasi, pencegahan, penguatan keluarga, lingkungan pendidikan, pesantren, kampus, serta keterlibatan generasi muda harus menjadi bagian penting dalam membangun Indonesia yang bersih dari narkoba.
“Mahasantri Indonesia siap ikut mengambil bagian dalam gerakan pencegahan narkoba. Pesantren dan kampus merupakan ruang strategis untuk membangun generasi muda yang memiliki ketahanan diri, karakter kuat, serta kesadaran terhadap bahaya narkotika.” Tambah Khairi.
Ia juga berharap penghargaan Tokoh Anti Narkoba 2026 yang diberikan kepada Suyudi Ario Seto dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi antara BNN, pemerintah, lembaga pendidikan, pesantren, organisasi kepemudaan, mahasiswa, media, dan masyarakat.
Moh. Khairi menegaskan bahwa DPP Persatuan Mahasantri Indonesia mendukung berbagai program positif yang berorientasi pada perlindungan generasi muda.
“Kami berharap semangat ANANDA BERSINAR dapat terus diperluas dan menjangkau lebih banyak sekolah, pesantren, kampus, serta komunitas pemuda di seluruh Indonesia. Generasi muda harus menjadi pelopor Indonesia Bersinar, Indonesia yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba.” Pungkas Khairi






