Menu ✖

Mode Gelap

Aspirasi · 24 Jul 2026 22:19 WIB ·

Harda Belly Ingatkan Komitmen Toha Tohet: Jika PKM Tak Terlaksana, Siap Angkat Kaki dari Jabatan Bupati Muba


 Harda Belly Ingatkan Komitmen Toha Tohet: Jika PKM Tak Terlaksana, Siap Angkat Kaki dari Jabatan Bupati Muba Perbesar

Suarakyat, Jakarta – Koordinator Pusat Aktivis Sumsel Jakarta (Korpus ASJ), Harda Belly, menagih realisasi janji kampanye Bupati Musi Banyuasin Toha Tohet dan Wakil Bupati Kyai Rohman terkait program bantuan PKM sebesar Rp25 juta yang hingga kini dinilai belum terealisasi.

Menurut HB, sapaan akrabnya, janji yang disampaikan kepada masyarakat saat kampanye bukan sekadar slogan politik untuk meraih suara, melainkan komitmen yang wajib dipenuhi setelah mendapat amanah dari rakyat.

“Janji kampanye adalah janji yang harus ditepati. Masyarakat memilih karena percaya terhadap program yang ditawarkan. Jangan sampai setelah terpilih justru janji itu dilupakan,” kata HB dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

HB juga mengingatkan bahwa Toha Tohet sebelumnya pernah menyampaikan pernyataan kepada publik bahwa apabila program PKM Rp25 juta tidak dapat direalisasikan, dirinya siap angkat kaki dari jabatan Bupati Musi Banyuasin. Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan komitmen politik yang disampaikan secara terbuka dan kini layak ditagih oleh masyarakat.

“Pak Toha Tohet pernah menyatakan sendiri bahwa jika program PKM Rp25 juta tidak bisa direalisasikan, beliau siap angkat kaki sebagai Bupati Musi Banyuasin. Sekarang masyarakat tentu menunggu pembuktian atas komitmen tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan masyarakat tidak membutuhkan berbagai alasan atas belum terealisasinya program tersebut. Yang dibutuhkan masyarakat adalah bukti nyata dari janji yang pernah disampaikan saat kampanye.

“Jangan banyak alasan. Masyarakat tidak butuh alasan. Janji adalah utang yang wajib dibayar kepada rakyat. Yang dibutuhkan masyarakat adalah realisasi, bukan sekadar narasi,” tegasnya.

HB meminta Toha Tohet segera memenuhi janji politiknya kepada masyarakat Musi Banyuasin. Menurutnya, seorang pemimpin harus berani mempertanggungjawabkan setiap komitmen yang telah disampaikan kepada publik.

“Kalau memang tidak sanggup memenuhi janji yang pernah diucapkan sendiri, maka siapkan diri untuk menepati konsekuensi dari pernyataan tersebut. Seorang pemimpin harus konsisten antara ucapan dan tindakan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Musi Banyuasin untuk terus mengawal realisasi program PKM Rp25 juta agar tidak berhenti sebagai janji kampanye semata.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Musi Banyuasin untuk mengawal janji ini. Jangan biarkan janji kampanye hanya menjadi pemanis politik. Rakyat berhak menagih setiap janji yang pernah disampaikan kepada mereka,” tutup HB.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Apresiasi Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan Berantas Narkoba, Ketum PPM Jatim: Gercep Laksanakan Perintah Kapolri

19 Oktober 2026 - 13:18 WIB

LKBHMI PB HMI Kecam Keras Pengancaman Ibu dan Anak di Pamekasan, Desak Mabes Polri Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku

18 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Cipayung Plus Palembang Gelar Aksi Jilid II, Desak Penuntasan Kasus Karhutla dan Kekerasan terhadap Mahasiswa

17 Oktober 2026 - 19:38 WIB

KCB Nilai Penunjukan Irjen Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri Tepat, Pengalaman Intelijen Jadi Modal Besar

16 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Janji Penanaman Pohon Dipertanyakan, Billboard Baru di Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang Disorot

15 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Ketum GPMI Tonico Angga Desak Kapolri Pecat Kapolda Sumsel dan Dir Intelkam Buntut Kekerasan terhadap Aktivis

14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Trending di Aspirasi