Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 25 Sep 2026 18:33 WIB ·

TONGKAT, TALI, DAN TEKAD: 21 WBP LAPAS PASURUAN UNJUK KEKOMPAKAN LEWAT PIONERING


 TONGKAT, TALI, DAN TEKAD: 21 WBP LAPAS PASURUAN UNJUK KEKOMPAKAN LEWAT PIONERING Perbesar

Pasuruan, suarakyat.id– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasuruan kembali menggelar kegiatan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan Pramuka. Pada Jumat (25/9/2026), sebanyak 21 WBP mengikuti Latihan Pionering yang dipandu langsung oleh Kak Fatoni bersama staf Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Regbimkemas), Bagus Laksono.

Pionering merupakan salah satu keterampilan dasar kepramukaan yang mengajarkan teknik tali-temali, mulai dari membuat simpul, ikatan, hingga merangkai tongkat atau bambu menjadi sebuah konstruksi yang kokoh dan bermanfaat. Dalam latihan ini, para WBP terlebih dahulu dikenalkan pada berbagai jenis simpul dan ikatan dasar beserta fungsinya, kemudian mempraktikkannya secara langsung dalam kelompok.

Suasana latihan berlangsung penuh semangat. Para peserta tampak antusias mencoba setiap teknik yang diajarkan, saling membantu ketika ada rekan yang mengalami kesulitan, dan bekerja sama menyelesaikan rangkaian pionering yang ditugaskan.

Fatoni menyampaikan bahwa pionering tidak sekadar melatih keterampilan tangan. “Setiap simpul harus diikat dengan benar dan sabar. Kalau satu ikatan saja longgar, seluruh bangunan bisa goyah. Begitu juga dalam kehidupan, dibutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kerja sama,” ujarnya.

Sementara itu, Bagus Laksono selaku staf Regbimkemas menjelaskan bahwa kegiatan Pramuka menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan di Lapas Pasuruan.

“Melalui Pramuka, kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Harapannya, nilai-nilai ini dapat menjadi bekal bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat,” tuturnya.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasuruan, Fahmi Rezatya Suratman, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan yang positif dan berkelanjutan merupakan kunci dalam mendukung proses reintegrasi sosial WBP.

Kegiatan ditutup dengan evaluasi hasil karya pionering dari setiap kelompok serta foto bersama. Lapas Kelas IIB Pasuruan berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat, sebagai wujud nyata semangat pemasyarakatan dalam membentuk pribadi yang lebih baik, mandiri, dan siap kembali ke masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Apresiasi Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan Berantas Narkoba, Ketum PPM Jatim: Gercep Laksanakan Perintah Kapolri

19 Oktober 2026 - 13:18 WIB

LKBHMI PB HMI Kecam Keras Pengancaman Ibu dan Anak di Pamekasan, Desak Mabes Polri Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku

18 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Cipayung Plus Palembang Gelar Aksi Jilid II, Desak Penuntasan Kasus Karhutla dan Kekerasan terhadap Mahasiswa

17 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Janji Penanaman Pohon Dipertanyakan, Billboard Baru di Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang Disorot

15 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Ketum GPMI Tonico Angga Desak Kapolri Pecat Kapolda Sumsel dan Dir Intelkam Buntut Kekerasan terhadap Aktivis

14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Kecam Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Seknas BEM/DEMA PTAI Ilham Desak Kapolri Copot Kapolda Sumsel

14 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Trending di Aspirasi