Menu ✖

Mode Gelap

Aspirasi · 11 Sep 2026 14:16 WIB ·

Demo Depan Kejagung, PPK Desak Usut Dugaan Permainan Kuota Impor Sianida di PT PPI


 Demo Depan Kejagung, PPK Desak Usut Dugaan Permainan Kuota Impor Sianida di PT PPI Perbesar

Suarakyat, Jakarta – Perkumpulan Pemuda Keadilan (PPK) yang dipimpin Dendi Budiman menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Dalam aksi tersebut, PPK mendesak Kejaksaan Agung RI segera mengusut dan mengungkap secara tuntas dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan penugasan pemerintah di PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI).

Koordinator Aksi PPK, Beli Yansah, mengatakan pihaknya menyoroti dugaan persoalan dalam pengelolaan kuota impor komoditas sianida di lingkungan PT PPI.

“Kami meminta Kejaksaan Agung RI segera mengusut permainan kuota impor sianida dan seluruh proses pengadaan maupun distribusinya,” kata Beli dalam aksi tersebut.

PPK juga menyoroti nama Edhy Rizwan yang disebut menjabat sebagai Direktur Komersial dan Pengembangan PT PPI. Dalam tuntutannya, PPK meminta Kejaksaan Agung memeriksa Edhy Rizwan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan kuota impor sianida di PT PPI.

Menurut PPK, dugaan persoalan tersebut sebelumnya disebut telah dibongkar oleh Bareskrim Mabes Polri pada Juni-Juli 2026. Namun, PPK menilai publik masih membutuhkan kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.

“Jangan sampai persoalan ini hanya menjadi isu yang kemudian hilang tanpa kejelasan. Kami ingin ada kepastian hukum dan keterbukaan mengenai sejauh mana perkara ini telah ditangani,” ujar Beli.

Dalam aksinya, PPK menyampaikan tiga tuntutan kepada Kejaksaan Agung RI.

Pertama, mendesak Kejaksaan Agung segera mengusut dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan penugasan pemerintah di PT PPI.

Kedua, mendesak Kejaksaan Agung mengungkap secara tuntas dugaan penyimpangan terkait kuota impor sianida di PT PPI, termasuk proses pengadaan dan distribusinya.

Ketiga, meminta Kejaksaan Agung memeriksa Edhy Rizwan selaku Direktur Komersial dan Pengembangan PT PPI terkait dugaan penyalahgunaan wewenang yang mereka soroti.

PPK menegaskan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kontrol masyarakat terhadap tata kelola penugasan pemerintah dan kegiatan perdagangan yang melibatkan perusahaan negara.

“Kami tidak ingin persoalan ini berhenti sebagai isu. Kami percaya Kejaksaan Agung RI di bawah kepemimpinan Bapak ST Burhanuddin mampu mengungkap dugaan permainan kuota impor sianida di PPI ini secara terang-benderang,” tutup Beli.

Artikel ini telah dibaca 126 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Apresiasi Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan Berantas Narkoba, Ketum PPM Jatim: Gercep Laksanakan Perintah Kapolri

19 Oktober 2026 - 13:18 WIB

LKBHMI PB HMI Kecam Keras Pengancaman Ibu dan Anak di Pamekasan, Desak Mabes Polri Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku

18 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Cipayung Plus Palembang Gelar Aksi Jilid II, Desak Penuntasan Kasus Karhutla dan Kekerasan terhadap Mahasiswa

17 Oktober 2026 - 19:38 WIB

KCB Nilai Penunjukan Irjen Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri Tepat, Pengalaman Intelijen Jadi Modal Besar

16 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Ketum GPMI Tonico Angga Desak Kapolri Pecat Kapolda Sumsel dan Dir Intelkam Buntut Kekerasan terhadap Aktivis

14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Kecam Dugaan Kekerasan terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Seknas BEM/DEMA PTAI Ilham Desak Kapolri Copot Kapolda Sumsel

14 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Trending di Aspirasi